Kamis, 15 Desember 2011

Teknologi Networking (Jaringan)

NIC (Network Card Interface)

NIC (Network Card Interface) atau juga disebut dengan LAN Card adalah hardware/komponen komputer yang berfungsi untuk menghubungkan komputer ke jaringan.

Jika dilihat cara installasinya, jenis NIC ada :
1. NIC Onboard :
    NIC yang telah terpasang di motherboard dari pabriknya.
2. NIC Add-On :
    NIC yang dipasang sendiri/tambahan di slot PCI.

Jika dilihat dari teknologinya, NIC Add-On terdiri atas :
1. NIC slot ISA :
    mendukung soket BNC & RJ-45 dan kecepatan 10 Mbps.
2. NIC slot PCI :
    mendukung soket RJ-45 dan kecepatan 100 Mbps.
3. NIC Giganet :
    mendukung soket RJ-45 dan kecepatan 1 Gbps.

Didalam jaringan komputer NIC selain berfungsi sebagai penghubung komputer ke jaringan komputer, NIC berfungsi untuk menyimpan konfigurasi IP Address masing-masing komputer. Jika NIC di uninstall dari komputer, kemudian dipasang kembali maka IP Address harus disetting ulang.

Modem (Modulator Demodulator)

Modem adalah peralatan komputer yang berfungsi untuk mengkoneksikan komputer ke jaringan internet melalui saluran telepon standar (PSTN).

Sesuai dengan namanya Modulator Demodulator, modem bekerja mengkonversi informasi digital dari komputer ke bentuk sinyal analog yang ditransmisikan melalui saluran telepon.

Ditinjau dari sisi installasi hardware terdapat dua jenis modem :
1. Modem External
    Modem jenis ini dipasang diluar CPU melalui port Com
    (Serial) atau USB (Universal Serial Bus).
2. Modem Internal
    Modem jenis ini dipasang didalam CPU di slot PCI
    atau slot AMR

Ditinjau dari kecepatannya terdapat dua jenis modem :

   1. Modem Regular
      Modem jenis ini mempunyai kecepatan transfer data s/d 56Kbps. Jenis modem ini banyak digunakan di perumahan atau perkantoran yang hanya memiliki satu komputer terhubung ke internet. Jenis modem ini dapat dipasang dikomputer dengan koneksi External ataupun Internal.
   2. Model DSL (Digital Subscriber Lines)
      Modem jenis ini mempunyai kecepatan transfer data diatas 64kbps. Sesuai dengan namanya, modem ini adalah modem berkecepatan tinggi. Umumnya jenis ini banyak digunakan di perkantoran yang membutuhkan transfer data cepat atau di warnet-warnet. Jenis modem ini dipasang dengan koneksi external.

KECEPATAN MODEM
Kecepatan modem diukur dengan satuan baud.
Dari tahun ke tahun, kecepatan modem konvesional mengalami kemajuan. Mulai dari 300 baud sampai 2400, 4800, 9600, 14.400, 28.800, 33.600 hingga sekarang 56.000 Baud (56K) dengan standar V.90 sebagai standar koneksi intenet untuk modem.

Kecepatan transfer download sebuah modem tidak sama persis dengan kemampuanya, sebagai contoh modem 56k mempunyai kecepatan download sebesar rata-rata 49.333 bps bukan 56.000. Hal ini dikarenakan pada saat modem melakukan koneksi ke sebuah provider internet, modem melakukan pengujian kualitas line telepon dan akan memiliki kecepatan tertinggi yang dimungkinkan.
 
Konsentrator - Hub

Hub adalah peralatan sentral yang berfungsi menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan jaringan lainnya.

Hub menerima pesan dari node pengirim dan menjalankannya ke node tujuan. Hub identik dengan topologi star. Hub terdiri dari beberapa port. Port ini digunakan untuk memasang konektor RJ-45 yang sudah dipasangi kabel UTP. Dilihat dari jumlah portnya, hub terdiri dari hub port 5, 8, 16, 24 dan 32. Salah satu port digunakan untuk hubungan antar-hub (cascading). Port yang digunakan untuk hubungan antar-hub disebut port uplink.

KARAKTERISTIK DAN FITUR UTAMA HUB
Hub awalnya mensupport kecepatan ethernet 10 Mbps.
Namun dewasa ini banyak hub memiliki kecepatan data 100 Mbps.
Beberapa jenis hub mendukung dua kecepatan 10 Mpbs / 100 Mbps atau dikenal dengan dengan dual-speed hubs.

Karakteristik Hub :

   1. Tergolong peralatan Layer 1 dalam OSI model (Physical layer).
   2. Tidak dapat membaca paket-paket data.
   3. Tidak dapat mengetahui sumber dan tujuan data.
   4. Hanya berperan menerima dan meneruskan data yang masuk ke semua peralatan di jaringan termasuk yang mengirim data.
   5. Dapat memperkuat sinyal elektrik data yang masuk sebelum dikirimkan ke tujuan.

Secara teknis, terdapat tiga tipe hub :

   1. Hub Passive
      Hub tipe ini hanya menerima dan mengirimkan data tanpa
      memperkuat sinyalnya.
   2. Hub Active
      Hub tipe ini menerima dan mengirimkan data sekaligus memperkuat sinyal elektrik paket data.
   3. Hub Intelegent
      Hub tipe ini selain menerima dan mengirimkan data serta memperkuat sinyal elektrik paket data, juga mempunyai kemampuan men-support manajemen secara remote via SNMP dan virtual LAN (VLAN).

Konsentrator - Switch

Switch adalah peralatan sentral yang juga berfungsi menghubungkan komputer-komputer atau peralatan-peralatan jaringan lainnya. Switch identik dengan hub, tetapi switch lebih "cerdas" dan memiliki performa tinggi dibanding hub.

KARAKTERISTIK DAN FITUR UTAMA SWITCH
Switch utamanya disajikan untuk ethernet. Memiliki konfigurasi port yang beragam dari 5 port hingga puluhan port. Juga mendukung kecepatan 10 Mbps, 100 Mbps atau keduanya (dual speed).

Karakterisktik Switch :

   1. Tergolong peralatan Layer 2 dalam OSI Model (Data Link Layer)
   2. Dapat menginspeksi data yang diterima
   3. Dapat menentukan sumber dan tujuan data
   4. Dapat mengirim data ke tujuan dengan tepat sehingga akan menghemat bandwith.
   5. Dapat menangani lebih dari dua port dan lebih dari dua komunikasi data dalam waktu bersamaan.

Penguat Sinyal Jaringan Komputer

Repeater adalah peralatan yang berfungsi memperkuat sinyal di dalam jaringan komputer.

Pada media fisik seperti ethernet, kualitas transmisi data hanya dapat bertahan dalam batas waktu dan jangkauan tertentu, selanjutnya akan mengalami penurunan sinyal. Repeater akan berusaha mempertahankan kekuatan sinyal dan mencegah penurunan sinyal hingga data sampai ke tujuan.

Jika kita lihat dipinggir jalan raya ada pipa-pipa minyak. Minyak tersebut dikirim dari sumur bor menuju stasiun pengumpul terakhir.  Agar minyak tersebut tidak mengental dan tetap mengalir sampai ke stasiun akhir, diperlukan stasiun booster (untuk jaringan komputer disebut repeater) yang berfungsi memanaskan dan memompakan kembali minyak tersebut ke stasiun berikutnya. Nah... dalam jaringan komputer hal ini juga bisa berlaku, terutama untuk jaringan dalam gedung bertingkat, dimana diperlukan penguat-penguat sinyal agar data sampai ke tujuan.

Repeater dapat berupa alat khusus yang diperuntukkan untuk menguatkan sinyal data (lihat gambar) tetapi kita dapat melakukan penguatan sinyal ini dengan menggunakan alat lain yang sudah umum dalam jaringan komputer. Kita dapat menggunakan Active Hubs atau Switch sebagai repeater karena hardware ini mempunyai kemampuan menguatkan sinyal dalam jaringan komputer sehingga seringkali disebut sebagai multiport repeater.

Karakteristik REPEATER :

Mempunyai kelemahan tidak dapat melakukan filter traffic jaringan.

Data yang masuk ke port repeater akan tersebar ke segmen-segmen jaringan LAN tanpa memperhitungkan apakah data dibutuhkan atau tidak.

Penghubung Dua Jaringan (Topologi dan Media Berbeda)

Bridge adalah peralatan yang berfungsi menghubungkan dua jaringan yang mempunyai media komunikasi dan topologi berbeda tetapi mempunyai protokol yang sama.

Contoh, jaringan yang menggunakan kabel fiber optic bisa dihubungkan dengan jaringan kabel coaxial dan jaringan yang menggunakan topologi ring bisa dihubungkan dengan jaringan bertopologi star.

Karakteristik BRIDGE :

   1. Dapat memisahkan jaringan yang luas menjadi sub jaringan yang lebih kecil.
   2. Dapat mempelajari alamat, meneliti paket data dan menyampaikannya.
   3. Dapat mengoleksi dan melepas paket-paket diantara dua segmen jaringan.
   4. Dapat mengontrol broadcast ke jaringan.
   5. Dapat merawat address table.

Tipe-tipe Bridge :

   1. Transparent
   2. Source Route (digunakan dalam jaringan Token Ring)

Gateway dan Proxy Server

Gateway Server adalah komputer yang didesain sebagai pintu gerbang ke internet atau jaringan yang berbeda segmen bagi komputer-komputer client di Local Area Network.

Proxy adalah fasilitas dalam gateway server yang berfungsi untuk menyimpan halaman-halaman situs/website yang pernah dikunjungi sehingga akan lebih  mempercepat browsing dan menghemat bandwith.

Ibaratkan sebuah keluarga yang mempunyai Induk dan anak-anaknya. Induk bertanggung jawab penuh atas pembagian kebutuhan harian anak-anaknya. Induk juga yang bertanggung jawab atas keselamatan anak-anaknya dari gangguan orang luar. Dalam jaringan komputer induk tersebut adalah Gateway Server sedangkan anak-anaknya adalah komputer-komputer client. Selain sebagai pembagi (sharing) internet bagi komputer-komputer client, Gateway server  dapat juga berfungsi sebagai pelindung dan pengendali aktivitas internet bagi komputer-komputer client.

Agar sebuah komputer dapat berfungsi sebagai Gateway Server, maka harus terpenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

   1. Mempunyai koneksi ke internet
      Ini adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi,  koneksi ke internet dapat dilakukan dengan cara dial-up (modem) atau wireless ke ISP (Internet Service Provider) sebagai penyedia layanan internet.
   2. Mempunyai 2 NIC (LAN Card)
      Jika menggunakan koneksi router ke ISP mutlak diperlukan 2 NIC didalam komputer Gateway Server. NIC 1 sebagai NIC Public yang langsung berhubungan dengan koneksi ke ISP dan mempunyai IP Address Public. Sedangkan NIC 2 sebagai NIC Local yang akan membagi internet untuk komputer-komputer client dan memiliki IP Address Private.
   3. Mempunyai Software Proxy
      Agar si "induk" yang telah mempunyai koneksi ke internet ISP dapat membagi layanan internet (internet sharing) ke "anak-anaknya" melalui NIC 2 Local maka diperlukan software untuk melakukan internet sharing tersebut.
      Beberapa software yang dapat digunakan sebagai pembagi internet adalah :
      - ICS (Internet Connection Sharing) :: Windows 98 dan ME
      - Routing and Remote Access :: Windows 200x Server
      - Win Gate :: WIndows
      - Win Route :: Windows
      - Squid :: Linux
      - dll

1 Komentar: